Pramuka Wonosobo Didorong Jadi Pelopor Ketahanan Pangan
Gerakan Pramuka di Kabupaten Wonosobo didorong tidak hanya mengembangkan keterampilan kepramukaan, tetapi juga mampu menjawab persoalan nyata di masyarakat, khususnya ketahanan pangan, lingkungan, dan teknologi.
Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Wonosobo, Bupati Afif Nurhidayat, menyampaikan hal tersebut dalam upacara peringatan Hari Pramuka ke-65 Kwarcab Gerakan Pramuka Wonosobo.
Afif mengatakan, tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045” perlu diwujudkan melalui pembentukan generasi muda yang memiliki pengetahuan, keterampilan, penguasaan teknologi, dan jiwa kewirausahaan di bidang pangan.
Menurutnya, pendidikan Pramuka perlu berkembang dari learning by doing menjadi learning, creating, and solving. Keterampilan kepramukaan harus berjalan bersama kemampuan berinovasi, memanfaatkan teknologi, serta mengembangkan potensi lokal.
Di tengah perkembangan teknologi digital, anggota Pramuka juga diingatkan tetap berpegang pada nilai Tri Satya dan Dasa Darma untuk menghadapi tantangan seperti hoaks, judi online, perundungan, kekerasan, dan persoalan lingkungan.
Afif berharap Pramuka Wonosobo terus berkreasi, berinovasi, dan membangun kemandirian sehingga mampu menjadi pelopor ketahanan pangan, penjaga lingkungan, serta penggerak kebaikan di tengah masyarakat. (FAZ)