Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

RISIKO PENULARAN TINGGI, WARGA BINAAN RUTAN WONOSOBO JALANI SKRINING TBC

Kamis, 18 September 2025
Dilihat 3 kali

Sebanyak 121 warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Wonosobo mengikuti skrining massal untuk mencegah penularan penyakit menular di lingkungan rutan yang berisiko tinggi pada Rabu, 17 September 2025. Skrining ini dilakukan sebagai langkah deteksi dini tuberkulosis (TBC).

Pelaksanaan dilakukan oleh tim tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo, Puskesmas Wonosobo 1, serta kader Mentari Sehat Indonesia (MSI) Wonosobo.

Para warga binaan melalui beberapa proses pemeriksaan seperti pencatatan data kesehatan, wawancara gejala atau skrining, hingga pemeriksaan Chest X-Ray (CXR). 

Perawat Rutan Wonosobo, Siwi Supraptiwi Perdani, menyampaikan skrining TB massal ini merupakan langkah penting untuk melindungi kesehatan warga binaan. Dengan dukungan Public Health Tuberculosis Center(PHTC) Kementerian Kesehatan RI, ia berharap langkah ini bisa mencegah penularan dan memastikan setiap warga binaan mendapat penanganan kesehatan yang layak.

Sementara itu, Wasor TB Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo, Dhiany Fadlilah, menyebut bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi penanggulangan TBC di lingkungan tertutup. Ia menambahkan skrining TBC dengan rotgen dada sangat diperlukan di rutan, mengingat kepadatan penghuni tinggi sehingga meningkatkan risiko penularan. Apabila ditemukan kasus TBC, nantinya akan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur.

Hal senada juga disampaikan oleh Staf Program MSI Wonosobo, Wening Tyas Suminar. Ia menyatakan kesiapan lembaganya untuk terus berkolaborasi dalam kegiatan serupa. Selama ini pihaknya telah menjalin kerja sama yang baik dengan Dinas Kesehatan dan Rutan. Melalui kader yang ditugaskan melakukan skrining dan wawancara, Wening berharap warga binaan dapat memperoleh layanan kesehatan yang optimal serta lingkungan rutan semakin sehat dan bebas TBC. (FAZ)