Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

RIZKY HAYUTAMI SUKSES KEMBANGKAN BISNIS TAS HOME MADE SEKALIGUS MENCARI

Jumat, 19 Mei 2023
Dilihat 4 kali
RIZKY HAYUTAMI SUKSES KEMBANGKAN BISNIS TAS HOME MADE SEKALIGUS MENCARI

Berbisnis tak hanya sekedar mencari untung saja, tapi juga untuk mencari bibit crafter baru dan memberdayakan perempuan. Hal ini lah yang ditanamkan oleh Rizky Hayutami, seorang perajin slipper atau sandal untuk di dalam rumah, dan beragam tas dari Wonosobo. Seluruh karya dari Rizky merupakan produk home made yang dikerjakan bersama empat karyawannya.

Rizky memulai bisnisnya sejak tahun 2016, mulanya dia hanya memproduksi slipper. Seiring berjalannya waktu, dia mulai merambah karya lainnya, mulai dari masker, pouch, dompet, topi, tas hampers dan masih banyak lagi. Produknya pun memiliki ciri khas yakni memperlihatkan sisi etnik pada tiap karyanya, biasanya berupa batik atau tenun.

Sebelumnya, perempuan yang karib disapa Kiki ini merupakan seorang pegawai bank. Dia kerap ditugaskan ke luar kota, dari perjalanannya ini dia selalu membawa pulang sandal hotel. Lalu ia terpikir untuk membuat sandal serupa yang bisa dipakai di dalam rumah, nyaman dan unik. Mulailah ia mencoba-coba, sampai gagal empat belas kali dalam percobaannya. Dari sini lah dia mengembangkan usahanya, dan memutuskan untuk resign dari pekerjaannya. Seiring berjalannya waktu, usaha Kiki makin berkembang dan banyak dilirik. Kini ia sudah memiliki empat karyawan dan dapat mengantongi omzet hingga dua puluhan juta rupiah. 

Upaya Kiki untuk memasarkan produknya pun tidak mudah. Kreativitasnya sering diuji, dan mau tak mau mengikuti kebutuhan pasar. Kiki mengaku, usahanya kini bisa banyak dikenal melalui instagram. Pun demikian dalam membuat konten dan memperoleh pengikut media sosial tidaklah mudah. 

Kini usaha yang dirintis Kiki perlahan membuahkan hasil, dia pun kerap dibanjiri pesanan untuk hampers dan souvenir baik di dalam maupun luar kota. Bahkan belakangan ini banyak calon jamaah haji dan umroh yang memesan tas di rumah produksinya. 

Tak hanya itu saja, bahkan Kiki juga membuka kelas menjahit gratis bagi siapa saja yang ingin belajar membuat tas ataupun dompet. Kiki mengatakan, animo masyarakat mengikuti kelas menjahitnya pun cukup baik. Terbukti dia telah membuka beberapa batch untuk kelas menjahit. Setiap kelompok akan dibekali dengan tiga teknik, yaitu pelatihan menjahit pouch dasar, pouch variasi dan membuat tas hampers. Selain itu, para peserta juga diberi pengetahuan untuk memasarkan produknya. Dia berharap kelas menjahitnya ini bisa melahirkan bibit-bibit crafter baru.  (PLG)