Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

RSUD SETJONEGORO DAN BAPELKES JATENG DORONG PROFESIONALISME MELALUI EDUKASI ETIK

Selasa, 09 Desember 2025
Dilihat 4 kali
RSUD SETJONEGORO DAN BAPELKES JATENG DORONG PROFESIONALISME MELALUI EDUKASI ETIK

Komite Tenaga Kesehatan RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan menggelar webinar nasional bertema penguatan etik profesi tenaga kesehatan pada Sabtu, 6 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini diikuti tenaga kesehatan dari berbagai rumah sakit di Wonosobo, beberapa daerah di Jawa Tengah, hingga luar provinsi seperti Sumatera.

Webinar ini digelar sebagai tindak lanjut terbitnya Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 3 Tahun 2025 tentang Etik Profesi Tenaga Kesehatan, yang menegaskan perlunya prinsip etik sebagai pedoman perilaku, tanggung jawab, serta integritas dalam pelayanan kesehatan.

Direktur RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo, Danang Sananto Sasongko, menyebut di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap layanan yang aman dan berkualitas, pemahaman etik menjadi semakin penting bagi seluruh profesi kesehatan. Ia berharap kegiatan ini membantu tenaga medis dan tenaga kesehatan lainnya untuk mencegah pelanggaran etik, memperkuat integritas, meningkatkan kualitas komunikasi, serta membangun citra positif profesi kesehatan di masyarakat.

Sementara itu Ketua Panitia, Albertus Mahendra Kusuma menyampaikan dua narasumber yang dihadirkan dalam webinar ini, yaitu Anik Susilowati, praktisi rumah sakit, dan dr. Beni Satria, Direktur Rumah Sakit sekaligus pengacara hukum kesehatan dan pengajar. Keduanya mengulas komunikasi efektif serta standar profesi sesuai regulasi. Menurut Danang pemahaman etik dan hukum kesehatan merupakan fondasi mutu pelayanan.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan adalah kunci utama dalam memperbaiki layanan publik, termasuk dalam menghadapi meningkatnya tantangan kesehatan masyarakat.

Menurutnya Wonosobo membutuhkan SDM kesehatan yang bukan hanya kompeten secara teknis, tetapi juga berkarakter, beretika, dan mampu menjaga martabat profesi.Ia berharap ilmu dari webinar ini dapat diterapkan di lapangan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan layanan kesehatan. (FAZ)