Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KRT Setjonegoro Wonosobo menyiapkan layanan kesehatan 24 jam selama libur Lebaran 2026 untuk mengantisipasi peningkatan risiko kesehatan akibat lonjakan mobilitas masyarakat. Seluruh sumber daya, mulai dari tenaga medis hingga fasilitas penunjang, dipastikan dalam kondisi siap siaga.
Direktur Utama RSUD Setjonegoro, Danang Sananto Sasongko menjelaskan, penguatan layanan difokuskan pada instalasi gawat darurat yang diperkirakan mengalami peningkatan pasien. Ia menyampaikan, seluruh layanan tetap beroperasi tanpa henti selama periode Lebaran.
Menurutnya, persiapan telah dilakukan jauh hari dengan mengacu pada evaluasi tahun sebelumnya. Ia mengungkapkan, dalam beberapa hari terakhir pihak rumah sakit melakukan pengecekan menyeluruh terhadap peralatan medis untuk memastikan seluruh alat berfungsi optimal saat dibutuhkan dalam kondisi darurat.
Danang juga menyebut, tren kasus yang kerap meningkat saat musim mudik meliputi kecelakaan lalu lintas, kelelahan, serta penyakit akibat pola makan seperti diare hingga stroke. Ia menambahkan fenomena pasien yang memilih pulang lebih awal menjelang Lebaran masih sering terjadi, karena ingin merayakan hari raya bersama keluarga sebelum kembali menjalani perawatan.
Selain memperkuat layanan darurat, RSUD juga menyiapkan sistem rujukan dan ambulans untuk menangani kasus berat ke rumah sakit yang lebih besar. Pihaknya turut memperketat proses skrining pasien guna mengantisipasi potensi penyebaran penyakit yang dibawa pemudik, sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan yang aman selama libur Lebaran di Wonosobo.