Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

RTLH BANTU PERCEPATAN PENANGANAN KEMISKINAN

Kamis, 09 Maret 2023
Dilihat 2 kali
RTLH BANTU PERCEPATAN PENANGANAN KEMISKINAN

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat kembali mengingatkan bahwa tahun 2023 menjadi tahun percepatan penanganan kemiskinan dan stunting, termasuk di dalamnya yaitu percepatan perbaikan infrastruktur. Sejalan dengan hal itu pada hari Kamis, 9 Maret 2023 di Pendopo Bupati diadakan penyerahan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang masih dalam rangkaian HUT KORPRI.


Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (DINSOSPMD) Kabupaten Wonosobo, Harti, menuturkan bahwa kemiskinan di Wonosobo menempati rangking tinggi yaitu 34 dari 35 Kanupaten Kota di Jawa Tengah, maka kali ini ASN Wonosobo melalui KORPRI ikut ambil bagian dalam program penanganan kemiskinan melalui bantua RTLH untuk beberapa desa. Selain itu juga diberikan bantuan untuk non ASN yang kurang mampu di beberapa perangkat daerah yang sudah melalui screening oleh Dinsos PMD Kabupaten Wonosobo. 



 

Hartimenambahkan, bahwa Korpri juga akan ikut berkontribusi pada penanganan stunting dan bantuan korban kebakaran yang terjadi di Kabupaten Wonosobo. Sumber dana yang digunakan berasal dari iuran ASN dan CSR BUMD Wonosobo seperti Bank Jateng, Bang Wonosobo, Pt. Tambi dan PDAM yang kali ini dibagikan kepada  desa :
- Tanjunganom (20 jt)
- Menjer (20 jt)
- Parikesit (20 jt)
- Bomerto (10jt)


Bantuan Kebakaran
- Igirmranak, Kejajar (5 jt)


Sementara itu, Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menginginkan agar pada tahun ini dilakukan kegiatan di setiap OPD  yang bertujuan membantu dalam percepatan proses pengentasan kemiskinan, dan juga semua kebijakan yang diambil harus bersumber dari data, baik rumah tidak layak huni yang bersumber dari APBD kabupaten ataupun provinsi harus mengacu pada data yang ada. Sedangkan untuk target terdekat, pihaknya menginginkan menjelang idul fitri jalan-jalan di kota dan  sejumlah jalan alternatif yang biasanya sering terjadi kemacetan bisa diperbaiki.