Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

Sabit Dalangan Bertahan Lintas Generasi

Rabu, 20 Mei 2026
Dilihat 1 kali
Sabit Dalangan Bertahan Lintas Generasi

Tradisi pandai besi di Dusun Dalangan, Desa Purwojati, Kecamatan Kertek, Wonosobo, masih bertahan hingga kini dan menjadi sumber penghidupan bagi ratusan keluarga. Kerajinan yang telah diwariskan turun-temurun sejak ratusan tahun lalu itu kini terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, mulai dari variasi produk hingga pemasaran digital.

Ketua Kelompok Pandai Besi Dusun Dalangan, Damianto, mengatakan dirinya telah ikut menempa besi bersama orangtuanya sejak tahun 1994. Menurutnya, para pengrajin di wilayah tersebut semula hanya memproduksi satu jenis alat pertanian berupa sabit lewung yang menyesuaikan kebutuhan pasar di wilayah Kudus, Demak, Pati, dan sekitarnya. Seiring perkembangan sejak tahun 2000, produk mulai lebih variatif meski produksi sabit tetap menjadi andalan utama.

Ia menjelaskan, dalam sebulan kelompok pengrajin mampu menghasilkan sekitar 350 sabit dengan harga bervariasi antara Rp70 ribu hingga Rp350 ribu tergantung jenis dan merek. Damianto menyebut kualitas produk Dalangan terletak pada perpaduan besi dan baja pilihan yang dilebur menjadi satu sehingga menghasilkan alat pertanian yang tajam dan tahan lama.

Kepala Desa Purwojati, Nurudin Makruf, mengatakan keberadaan pandai besi di Dusun Dalangan diperkirakan sudah ada sejak tahun 1850-an dan menjadi bagian penting kehidupan masyarakat. Ia menyebut, lebih dari 120 usaha rumahan masih aktif memproduksi alat pertanian hingga kini.

Nurudin menyampaikan, selain mengandalkan pasar tradisional, para pengrajin kini mulai memanfaatkan media sosial dan e-commerce untuk memperluas pemasaran. Ia berharap, kedepan ada dukungan teknologi khususnya untuk pembakaran yang lebih efisien. Selain itu juga bantuan pemasaran agar warisan leluhur tersebut tetap bertahan sekaligus mendukung ketahanan pangan.