Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

Sekolah Rakyat Wonosobo Resmi Dimulai, Tampung 330 Siswa dari Jenjang SD hingga SMA

Senin, 03 Agustus 2026
Dilihat 15 kali
Sekolah Rakyat Wonosobo Resmi Dimulai, Tampung 330 Siswa dari Jenjang SD hingga SMA

Sekolah Rakyat Wonosobo Resmi Dimulai, Tampung 330 Siswa dari Jenjang SD hingga SMA
 

Program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat resmi dimulai serentak di Indonesia, termasuk di Kabupaten Wonosobo pada Jumat, 31 Juli 2026. Secara nasional, sebanyak 65 Sekolah Rakyat menggelar MPLS sebagai langkah awal pelaksanaan program pendidikan berasrama yang digagas pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, mengatakan Sekolah Rakyat dibentuk sebagai upaya pemerintah memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Menurutnya, Presiden menginginkan agar kondisi ekonomi orang tua tidak menjadi penyebab anak kehilangan kesempatan bersekolah. Ia menyebut masih ada sekitar 4,1 juta anak di Indonesia yang belum bersekolah akibat faktor ekonomi sehingga pemerintah terus memperluas penyelenggaraan program tersebut.

Agus juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR serta Pemerintah Kabupaten Wonosobo yang telah menyediakan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen. Ia berharap keberadaan sekolah tersebut mampu membuka kesempatan bagi anak-anak yang sebelumnya tidak bersekolah sekaligus menjadi harapan baru bagi masyarakat kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat atas kepercayaan yang diberikan kepada Wonosobo sebagai salah satu lokasi pembangunan Sekolah Rakyat permanen.

Afif menjelaskan, proses mewujudkan Sekolah Rakyat di Wonosobo tidak lepas dari berbagai tantangan. Namun, berkat arahan Kementerian Sosial, berbagai persoalan dapat diselesaikan hingga program tersebut dapat berjalan. Ia berharap Sekolah Rakyat mampu mencetak generasi unggul yang kelak menjadi penerus pembangunan di tingkat daerah maupun nasional. Komitmen Pemkab Wonosobo sendiri telah dimulai sejak 2025 melalui penyelenggaraan Sekolah Rakyat rintisan dengan 100 siswa, sebelum akhirnya Wonosobo ditetapkan sebagai salah satu dari 93 lokasi Sekolah Rakyat permanen di Indonesia.

Pada tahun ajaran ini, Sekolah Rakyat Wonosobo menerima 330 peserta didik yang terdiri atas 30 siswa SD, 120 siswa SMP, dan 120 siswa SMA dan sebanyak 60 siswa SMA dari Kabupaten Temanggung. Untuk mendukung proses adaptasi, Bupati juga meminta Dinas Kesehatan untuk menugaskan tenaga kesehatan dan dokter guna mendampingi seluruh warga sekolah selama masa peralihan sehingga kondisi kesehatan peserta didik tetap terjaga. (FAZ)