Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

Semarak Muharram, Puluhan Ribu Santri dan Wali Padati Alun-Alun Wonosobo

Rabu, 17 Juni 2026
Dilihat 7 kali
Semarak Muharram, Puluhan Ribu Santri dan Wali Padati Alun-Alun Wonosobo

Semarak Muharram 1448 Hijriah di Kabupaten Wonosobo berlangsung meriah. Ribuan santri bersama orang tua dan wali memadati Alun-Alun Wonosobo dalam puncak rangkaian Gebyar Muharram yang digelar Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (Badko LPQ) Kabupaten Wonosobo, pada Selasa 16 Juni 2026.

Ketua Badko LPQ Kabupaten Wonosobo, Sholeh Rosyadi menjelaskan, terdapat berbagai rangkaian kegiatan dalam Semaran Muharram ini, diawali dengan khataman Al-Qur’an sebanyak 201 kali di Masjid Jami’, kemudian dilanjutkan Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) tingkat kabupaten di MAN 2 Kalibeber. Dalam kegiatan itu, sebanyak 750 peserta yang merupakan juara dari masing-masing kecamatan mengikuti 34 cabang lomba, dengan Kecamatan Mojotengah berhasil meraih gelar juara umum.

Sholeh mengatakan, puncak acara tahun ini dihadiri hampir 20.000 santri. Menurutnya, antusiasme masyarakat juga tinggi dan menunjukkan kuatnya semangat syiar Islam serta pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Wonosobo. Kemeriahan acara juga didukung berbagai hadiah menarik, termasuk dua paket umrah gratis, tiga ekor domba, serta beragam hadiah hiburan lainnya dari berbagai sponsor. Menurutnya, Semarak Muharram merupakan agenda tahunan yang selalu ditunggu masyarakat dan menjadi momentum mempererat silaturahmi para santri, ustaz, dan orang tua.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menyampaikan bahwa Tahun Baru Islam menjadi momentum untuk bermuhasabah, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Menurutnya, Semarak Muharram bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga wahana pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak mulia, cinta persatuan, dan memiliki semangat membangun daerah.