Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

SEMPAT DILAPORKAN HILANG, WARGA SAMBEK DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA DI TOILET RUMAH MAKAN

Selasa, 23 April 2024
Dilihat 4 kali
SEMPAT DILAPORKAN HILANG, WARGA SAMBEK DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA DI TOILET RUMAH MAKAN

Tragedi menggemparkan terjadi di salah satu rumah makan yang berlokasi di Kertek, Wonosobo. Seseorang berinisial S berusia 54 tahun ditemukan meninggal dunia di toilet rumah makan tersebut pada Selasa, 23 April 2024.

Berdasarkan keterangan dari Polres Wonosobo, diketahui S merupakan warga Sambek yang sempat dilaporkan hilang selama 2 hari. Kejadian ini pertama kali terungkap ketika dua rekan korban, yang juga sebagai Saksi 1 dan Saksi 2, menyelidiki keberadaan sepeda motor korban yang masih terparkir di lokasi rumah makan sejak terakhir kali mengikuti acara Halal Bi Halal pada Minggu 21 April 2024.

Menurut laporan dari rekan korban, mereka mendatangi RM itu dan bertemu dengan Saksi 3 yang merupakan seorang karyawan disana pada pagi hari. Namun, mereka tidak dapat memasuki area RM karena masih terkunci dan harus menunggu kedatangan Saksi 4 yakni seorang karyawan yang memiliki kunci. Setelah masuk, mereka segera mengecek rekaman CCTV dan menemukan bahwa S terakhir kali terlihat memasuki toilet pada pukul 11.50 WIB dan tidak keluar kembali.

Berdasarkan hal tersebut, 4 orang saksi itu kemudian bergegas menuju ke toilet. Kecurigaan muncul ketika pintu toilet ditemukan terkunci dari dalam. Dengan menggunakan kursi untuk melihat ke bagian dalam toilet, mereka menemukan S dalam kondisi yang sudah tidak bergerak. Kejadian tersebut segera dilaporkan ke Polsek Kertek yang kemudian langsung mendatangi tempat kejadian untuk melakukan investigasi lebih lanjut.

Kepala Polsek Kertek, APK Sutono menginformasikan, hasil pemeriksaan awal di ruang pemulasaran jenazah RS PKU Muhammadiyah Wonosobo tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dari kantong korban ditemukan obat pereda nyeri, KADITIC, dan diketahui bahwa korban sebelumnya mengeluhkan sakit di bagian dada. Jenazah kini telah diserahkan kepada keluarga untuk dilakukan prosesi pemakaman.