Sentra Opak Apik Jolontoro berhasil meluncurkan empat produk utama selama 3 bulan proses pendampingan bersama Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Transmigrasi (Disnakerintrans).
Ketua Sentra Opak Apik Jolontoro Kecamatan Sapuran, Afiani mengatakan 4 produk yang berhasil di luncurkan yakni Opak Koin, Puthil, Opak Pelangi, dan Opak Samier. Dalam pendampingan ini Sentra Opak Apik Jolontoro mendapatkan fasilitasi berupa pendampingan pengolah singkong serta pengembangannya.
Menurutnya Afiani di Desa Jolontoro setidaknya ada 400 KK yang memiliki industri singkong. Ini membuktikan bahwa Desa Jolontoro menjadi salah satu sentra olahan singkong di Kabupaten Wonosobo. Dari sekian banyak produk, sejauh ini yang paling diminati oleh masyarakat adalah Opak Koin dan Puthil.
Lebih lanjut ia melanjutkan, adanya pendampingan serta pendirian Sentra Opak Apik Jolontoro ini membawa perbaikan bagi industri opak. Sejak berdiri, Afiani berkomitmen agar 400 industri ini memiliki ijin usaha serta sertifikasi halal. Selain itu lewat Sentra Opak Apik akan ada standarisasi terhadap kualitas opak Jolontoro.
Menurutnya hal ini juga berdampak pada kestabilan harga di pasaran. Sebelum adanya Sentra, produsen sering menjual opak dengan harga uang rendah. Bahkan tidak sering pula tidak mendapatkan keuntungan sama sekali.
Sejauh ini harga opak yang dijual dari produsen sebesar Rp 15.000/kg dari produsen dengan kondisi belum di goreng. Sementra Puthil dijual dengan harga Rp 30.000/kg.
Sentra Opak Apik Jolontoro ini ke depannya akan menaungi industri olahan singkong si Desa Jolontoro agar dapat tumbuh bersama secara optimal. (FAZ)