Tingginya prevalensi stunting menjadi sebuah permasalahan dan ancaman serius bagi kualitas generasi bangsa sebagai objek dan subjek pembangunan. Sampai saat ini stunting menjadi persoalan yang digarap serius oleh pemerintah Kabupaten Wonosobo yang berhasil menurunkan angka stunting sepanjang tahun 2022 lalu.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wonosobo, Riyatno mengatakan, menurut survey Status Gizi Indonesia, angka stunting di Wonosobo mengalami penurunan signifikan. Sebelumnya pada tahun 2021 angka stunting sebanyak 28,1 % turun menjadi 22,7% pada tahun 2022. Meskipun menurut Riyatno, angka tersebut berbeda dari hasil penimbangan serentak yang pihaknya lakukan. Sampai saat ini berbagai upaya terus dilakukan baik dari pemerintah pusat ataupun pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Riyatno menambahkan, sampai tahun 2024 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan angka stunting di angka 14%, pihaknya pun masih akan terus melakukan intervensi. Seperti dengan menyiapkan generasi yang akan datang baik siswa sekolah dan remaja. Menurutnya mereka adalah calon orang tua yang diharapkan dapat memperbaiki keturunan di masa depan