SMA Muhammadiyah Wonosobo (Smadiwa) menggelar Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia dan Jumat Berseri. Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi gerakan bersama dalam membiasakan pola hidup bersih dan sehat.
Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia dan Jumat berseri ini diselenggarakan pada Jumat, 17 Oktober 2025 di halaman sekolah setempat. Acara ini sekaligus juga menjadi rangkaian Milad Smadiwa ke 46.
Seluruh civitas Smadiwa nampak begitu antusias mengikuti arahan dari petugas medis dalam mempraktikkan cara mencuci tangan pakai sabun yang baik dan benar. Tak hanya itu saja, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan Jumat Berseri atau pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri.
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mengapresiasi Smadiwa yang turut berkontribusi pada bidang kesehatan, melalui gerakan mencuci tangan pakai sabun. Menurut Afif meskipun cuci tangan merupakan hal sederhana, namun begitu penting untuk diterapkan dalam keseharian.
Ia juga telah memberikan instruksi kepada Kepala Disdikpora dan Dinas Kesehatan agar melakukan pengecekan terdadap fasilitas Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di semua jenjang sekolah, mulai dari TK, SD/ MI, SMP/ MTs hingga SMA/ MA. Afif meminta agar dua OPD tersebut memastikan kebersihan dan kelancaran air tiap sekolah. Hal ini supaya bisa mencegah penularan penyakit, terutama saat para siswa melakukan aktivitas di luar.
Hal senada juga dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Jaelan. Ia menekankan pentingnya melakukan gerakan cuci tangan pakai sabun sedunia, guna mencegah adanya penularan penyakit. Selain itu, Jaelan juga menjelaskan mengenai pemberian tablet tambah darah (TTD) bagi remaja putri.
Menurutnya sasaran TTD merupakan seluruh remaha putri dari SMP/ MTs sampai SMA. Semuanya dipastikan mendapat satu butir TTD setiap hari Jumat. Hal ini akan sangat berguna d