Tarawih Keliling (TARLING) yang rutin diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Wonosobo bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selama Bulan Suci Ramadhan. Pada hari Selasa, 4 April 2023 tarling diselenggarakan di Desa Tertinggi di Pulau Jawa, yakni Sembungan, Kecamatan Kejajar.
Tarling kali ini diikuti oleh sejumlah pihak seperti Kodim 0707, Bappeda, Disparbud, Diskominfo, Dinkes, Arpusda, PLN, Kemenag, BASNAS, hingga Geo Dipa Energi di Masjid Roudotul Muttakin. Kedatangan mereka disambut hangat oleh warga setempat.

Dalam kesempatan itu, Takmir Masjid Roudotul Mittakin, Kyai Musofa Muhammad Iskandar menyampaikan, bahwa kegiatan semacam ini diharapkan bisa meningkatkan syiar Islam, serta memberikan kemaslahatan dan keberkahan untuk masyarakat Semnungan dan umumnya warga Wonosobo.
Musofa juga mengungkapkan tak ada persiapan khusus yang dilakukan warga Sembungan. Hal ini supaya para jajaran OPD bisa mengetahui kegiatan apa saja yang sebenarnya dilakukan masyarakat setempat pada Bulan Suci Ramadan.
Sementara itu Dandim Kodim 0707 Kabupaten Wonosobo, Letkol Inf Rahmat mengatakan, dengan hadirnya di Desa Sembungan merupakan salah satu bentuk realisasi dari program rutin untuk menjalin silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Pada kesempatan tersebut Letkol Inf Rahmat juga mengapresiasi kepada warga Sembungan atas pencapaiannya sebagai desa wisata terbaik, diharapkan pecapaian ini bisa dipertahankan di tahun - tahun selanjutnya.
Dandim juga menyampaikan beberapa pesan dari Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat mengenai perang sarung yang mulai meresahkan di beberapa daerah. Selain itu dia juga mengimbau agar warga meningkatkan kewaspadaan potensi bencana alam di musim hujan yang masih melanda Wilayah Wonosobo. Tak hanya itu saja, Dandim 0707 juga mengingatkan tradisi balon udara harus mematuhi aturan yang ada, terakhir dia pun mengimbau untuk tidak menyalakan petasan selama Bulan Suci Ramadan dan Idul Fitri.
Usai acara dilanjutkan dengan pemberian bantuan dan kenang-kenangan dari pemerintah dan Baznas kepada pihak takmir masjid dan, diakhiri dengan kultum yang disampaikan oleh Kemenag Kabupaten Wonosobo.