Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

Tekan PKS, SARI Wonosobo Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Senin, 07 September 2026
Dilihat 3 kali
Tekan PKS, SARI Wonosobo Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Tekan PKS, SARI Wonosobo Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
 

Social Analysis and Research Institute (SARI) Wonosobo terus mendorong penguatan mekanisme perlindungan hukum dan sosial melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS). 

Kerja sama ini dilakukan antara Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di bawah Dinas PPKBPPPA Kabupaten Wonosobo dengan Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Desbumi yang berada di 16 desa sasaran. Kolaborasi ini difokuskan pada pemantapan sistem penanganan kasus kekerasan serta perbaikan tata kelola rujukan perlindungan di tingkat akar rumput.

Inisiatif kerja sama ini hadir untuk menjawab berbagai persoalan kekerasan, penelantaran, serta kerentanan hak yang kerap dihadapi oleh kelompok perempuan, anak PMI, dan penyandang disabilitas. Melalui PKS ini, penanganan kasus di lapangan diharapkan dapat berjalan lebih cepat, berkeadilan, dan responsif. 

Sistem kerja sama ini juga menekankan pentingnya proses pemulihan bagi korban yang terintegrasi secara bertahap mulai dari tingkat pemerintahan desa hingga ke jenjang kabupaten.

Ketua SARI Wonosobo, Tri Hananto, mengungkapkan bahwa penandatanganan PKS ini menjadi momentum penting untuk menciptakan sistem penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang lebih terstruktur dan berkeadilan. Ia menerangkan bahwa kolaborasi antara UPTD PPA dan PPT Desbumi di 16 desa akan memperkuat layanan rujukan serta memastikan proses pemulihan korban berjalan maksimal. 

Tri menegaskan bahwa penanganan isu kekerasan di daerah harus dilakukan secara kolektif dengan melibatkan lini desa hingga pemerintah kabupaten.

Tri juga menambahkan, sinergi antara SARI Wonosobo, PPT Desbumi dan Pemkab Wonosobo ke depan diarahkan untuk mewujudkan perencanaan pembangunan daerah yang inklusif dan ramah kelompok rentan. Data asesmen yang terkumpul akan terus disalurkan kepada pihak Pemkab Wonosobo sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan program-program prioritas.

Langkah ini diharapkan mampu mendorong terbentuknya regulasi serta perlindungan jangka panjang yang secara nyata berpihak pada kesejahteraan anak-anak PMI dan purna PMI disabilitas di Wonosobo.