Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

TEMBOK SEKOLAH ROBOH DITERJANG AIR AKIBAT HUJAN DERAS

Sabtu, 25 Maret 2023
Dilihat 1 kali
TEMBOK SEKOLAH ROBOH DITERJANG AIR AKIBAT HUJAN DERAS

Akibat hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung berjam-jam mengakibatkan tembok pembatas SMPN 2 Mojotengah roboh.  Akibat kejadian ini dua kelas mengalami retak-retak dan terjadi genangan air di seluruh area sekolah. Bahkan genangan air sampai masuk ke dalam ruang-ruang kelas. 

Kepala BPBD Wonosobo Bambang Trie menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 25 Maret 2023 pukul 13.00 siang. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Wonosobo membuat tembok pembatas sepanjang 25 meter dan tinggi 4 meter di sekolah tersebut roboh. 

Dikatakan Bambang, dari kejadian itu dua ruang kelas mengalami retak-retak dengan kondisi tembok terdorong ke dalam. Selain itu juga terdapat genangan air di seluruh area sekolah dan masuk ke ruangan-ruangan. 

Sementara itu, Kepala Bidang Sarpras Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga atau Disdikpora Kabupaten Wonosobo, Endang Susila mengatakan, pihaknya sudah meninjau lokasi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau DPUPR secara langsung. 

Dia menjelaskan robohnya tembok ini akibat adanya limpahan air hujan dari atas sekolah yang merupakan pekarangan milik warga. Menurut Endang sebelumnya belum ada drainase yang mengalirkan air menuju lokasi yang aman. Untuk mengantisipasi hal ini tidak terjadi lagi, sementara pihak DPUPR berkoordinasi dengan warga setempat akan membuat pengalih arus dan memperbesar dimensi saluran air. 

Selain itu kedepannya akan ada perbaikan senderan sekolah. Endang mengaku Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga hanya memiliki kewenangan untuk mengatur bagian lingkungan sekolah saja. Sedangkan untuk bagian di luar sekolah akan di tangani oleh pihak DPUPR dan warga sekitar. 

Sementara itu aktifitas belajar mengajar tetap berjalan dengan lancar seperti biasa. Sedangakan untuk dua kelas yang mengalami kerusakan yakni kelas 9A dan 9B, Endang mengatakan proses pembelajaran untuk sementara dipindahkan ke Gedung Laboratorium SMPN 2 Mojotengah.