TMMD Sengkuyung Tahap III Fokus Perkuat Akses Pertanian dan Pemberdayaan Warga Desa Krinjing
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 mulai dilaksanakan di Desa Krinjing, Kecamatan Watumalang, setelah resmi dibuka oleh Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat pada Rabu, 15 Juli 2026 . Program tersebut diarahkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah dan warga.
Pada pelaksanaan TMMD kali ini, sasaran fisik yang dikerjakan meliputi betonisasi jalan menuju lahan pertanian sepanjang kurang lebih 741 meter serta pembangunan dua unit rumah tidak layak huni (RTLH). Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar aktivitas masyarakat, terutama petani, sekaligus meningkatkan kualitas hunian bagi warga yang membutuhkan.
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyampaikan bahwa TMMD merupakan bentuk sinergi nyata antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan. Menurutnya, pembangunan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan harus berangkat dari kebutuhan riil masyarakat. Karena itu, peningkatan akses jalan pertanian dan penyediaan rumah yang layak menjadi bagian penting dalam mendukung kesejahteraan warga, disertai upaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat melalui berbagai kegiatan nonfisik.
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD Sengkuyung Tahap III juga diisi dengan penyuluhan, pelayanan, serta program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kesehatan, wawasan, hingga ketangguhan warga desa. Program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak yang berkelanjutan setelah kegiatan selesai.
Bupati juga meminta pemerintah Kecamatan Watumalang dan Pemerintah Desa Krinjing untuk terus mengawal pelaksanaan TMMD bersama TNI dan seluruh pemangku kepentingan. Ia berharap partisipasi aktif masyarakat tetap terjaga sehingga hasil pembangunan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga mampu memperkuat semangat gotong royong dan rasa memiliki terhadap pembangunan di lingkungan desa.