Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

Triana Widodo Terpilih Kembali Pimpin DPD II Partai Golkar Kabupaten Wonosobo

Minggu, 10 Mei 2026
Dilihat 138 kali
Triana Widodo Terpilih Kembali Pimpin DPD II Partai Golkar Kabupaten Wonosobo

Triana Widodo atau yang karib disapa Wiwid Cebong resmi terpilih kembali memimpin DPD II Partai Golkar Kabupaten Wonosobo. Ia pun memiliki bayak target ke depan, salah satunya menargetkan setiap daerah pemilihan (dapil) memiliki satu kursi legislatif. 

DPD II Partai Golkar menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI pada Minggu, 10 Mei 2026 di Gedung Golkar. Wiwid Cebong terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Wonosobo secara aklamasi. 

Ketua Penyelenggara (Organizing Committee), Khakmim menjelaskan Musda XI ini telah melalui tahapan yang ketat sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai. Pelaksanaan ini juga didasarkan pada instruksi tertulis dari DPD Golkar Provinsi Jawa Tengah (DPD I).

"Kami melaksanakan Musda ini sudah sesuai dengan AD/ART maupun instruksi dari DPD I, bahwa pelaksanaan Musda di Kabupaten Wonosobo diinstruksikan paling akhir adalah tanggal 10 Mei 2026. Sehingga, pelaksanaan hari ini sah dan legal secara hukum," ucap Khakmim kepada wartawan usai acara.

Ia menambahkan, kendati tak dihadiri oleh pengurus DPD I dan Dewan Pertimbangan secara fisik, Khakmim menegaskan hal tersebut tidak menggugurkan keabsahan Musda. Secara regulasi, satu atau dua pihak tidak bisa membatalkan musyawarah yang telah memenuhi kuorum.

Dikatakan Khamim, Triana Widodo kembali terpilih memimpin DPD II Partai Golkar Wonosobo melalui proses aklamasi. Hal ini dimungkinkan karena perolehan dukungan yang sangat dominan.

"Dari 20 total hak suara, sebanyak 18 pemilik suara hadir dan memberikan dukungan tertulis bermaterai kepada Pak Triana Widodo. Karena syarat menjadi calon minimal mendapat dukungan 30 persen. Sementara Pak Triana sudah mengantongi 80 persen dukungan (18 suara), maka dinyatakan terpilih secara aklamasi sesuai juklak-juknis Musda," jelas Khakmim.

Pada saat yang sama, Triana menyebut selama proses Musfa berlansung ia mendapat dukungan sukarela dari 15 pengacara tang mengawal jalannya suksesi kepemimpinan. Ia menyebut kehadiran mereka sebagai bentuk transparansi politik. 

"Ini adalah bukti transparansi Golkar. Siapapun yang mendapat dukungan dari pemilik suara, itulah yang sah secara legitimasi. Saya berterima kasih kepada rekan-rekan lawyer yang secara sukarela mengawal proses ini hingga berjalan lancar," ujar Wiwid usai sidang.

Wiwid mengaku akan tancap gas dalam menatap Pemilu Legislatif 2029 dengan sejumlah target. Ia berjanji akan merangkul kembali seluruh elemen partai yang sempat tercerai-berai untuk bersatu meningkatkan perolehan suara.

"Target kami adalah kenaikan kursi. Minimal, dan ini adalah harga mati, tiap daerah pemilihan (Dapil) harus ada satu kursi perwakilan Golkar. Bagaimanapun caranya, mesin partai akan bergerak dari bawah untuk konsolidasi," ucap Wiwid dengan penuh keyakinan. 

Ditanya soal kesiapan Wiwid untuk maju bertarung memperebutkan kursi di DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) 6 Jawa Tengah, ia tanggapi dengan rasa keprihatinan atas absennya putra daerah Wonosobo di Senayan selama 29 tahun.

"Saya pastikan, saya akan maju sebagai Calon Anggota DPR RI dari Dapil 6. Saya prihatin, sudah 29 tahun Wonosobo tidak punya wakil asli daerah di DPR RI. Apakah tidak ada orang di Wonosobo yang mampu? Maka saya putuskan untuk maju sendiri demi mewakili aspirasi masyarakat kita," kata Wiwid. 

Wiwid meyakini bahwa dengan kedewasaan berpolitik yang dimiliki Partai Golkar, dinamika yang terjadi selama Musda akan segera mencair dan berubah menjadi kekuatan besar.

"Perbedaan itu warna, tapi setelah Musda selesai, kita rangkul semua. Golkar sudah dewasa dalam menghadapi hal seperti ini. Sekarang saatnya kita fokus bekerja untuk rakyat dan menyiapkan kader-kader terbaik, baik untuk tingkat provinsi maupun daerah," pungkasnya.