Jaringan Perempuan Usaha Kecil (JARPUK) Kecamatan Wadaslintang menggelar pelatihan digital marketing untuk para pelaku UMKM lokal, bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Wadaslintang ini diikuti 40 peserta, dengan tujuan memperkuat kemampuan promosi usaha melalui platform digital dan marketplace.
Para peserta merupakan pelaku usaha dengan produk khas daerah seperti olahan ikan seruwet, pepes nila, abon patin, gula aren, aneka keripik, hingga jahe bubuk. Meski sebagian besar sudah mengenal platform seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop, banyak yang masih kesulitan menjaga konsistensi penjualan dan belum memahami strategi digital secara optimal. Melalui pelatihan ini, peserta diajarkan cara mengelola media sosial usaha, membangun kredibilitas, serta mengenalkan marketplace lokal seperti Ayo Promo.
Salah satu peserta, Karmini dari Desa Somogede, mengaku telah lebih dulu membuktikan dampak positif dari pemasaran yang tepat. Ia menjelaskan, produk jahe bubuk olahannya kini telah dipasarkan di 15 toko besar di pusat kota Wonosobo berkat kolaborasi dengan Disdagkop UKM. Ia optimis, pelaku usaha perempuan di desa juga punya potensi besar jika diberikan dukungan yang berkelanjutan.
Camat Wadaslintang, Ardian Indra Saputra menekankan, pentingnya pelatihan ini untuk benar-benar ditindaklanjuti dengan praktik nyata. Ia berharap, pembinaan digital marketing tidak berhenti pada transfer ilmu saja, tetapi menjadi pemicu semangat pelaku UMKM naik kelas dan berdaya saing tinggi di era digital.