Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

Wonosobo Jadi Rujukan Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan

Kamis, 04 Juni 2026
Dilihat 2 kali
Wonosobo Jadi Rujukan Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan

Berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam meningkatkan inklusi dan literasi keuangan menarik perhatian daerah lain. Salah satunya Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, yang melakukan studi pembelajaran ke Wonosobo pada Rabu, 3 Juni 2026. 

Kunjungan yang berlangsung di Pendopo Bupati Wonosobo tersebut diterima langsung oleh Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat bersama Sekretaris Daerah One Andang Wardoyo dan sejumlah perangkat daerah terkait. Rombongan dari Kubu Raya datang untuk mempelajari strategi serta program yang diterapkan Wonosobo dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.

Bupati Afif Nurhidayat mengatakan, peningkatan literasi dan inklusi keuangan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat. Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap produk dan layanan keuangan dapat membantu masyarakat mengelola keuangan secara lebih bijak sekaligus membuka peluang pengembangan usaha.

Ia menuturkan, keberhasilan program inklusi keuangan tidak dapat dicapai oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi dengan lembaga jasa keuangan, pelaku usaha, hingga masyarakat. Karena itu, sinergi lintas sektor terus diperkuat agar manfaat layanan keuangan dapat dirasakan lebih luas.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Wonosobo juga memaparkan berbagai program yang telah dijalankan untuk memperkuat literasi keuangan masyarakat. Program tersebut mencakup edukasi keuangan, pendampingan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga kerja sama dengan berbagai lembaga keuangan untuk memperluas akses layanan bagi masyarakat.

Sekretaris Daerah One Andang Wardoyo menjelaskan, upaya tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan produktif. Melalui edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan tidak hanya memahami layanan keuangan formal, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan. (FAZ)